Rabu, 11 Januari 2012

Sejarah Sumpah Pemuda


Sejarah Sumpah Pemuda
Perjuangan Bangsa Indonesia sebelum tahun 1908 masih bersifat kedaerahan dan menggunakan senjata tradisional serta masih tergantung pada pemimpin. Sedangkan setelah tahun 1908 perjuangan yang bersifat nasionalisme, menggunakan senjata modern, melalui jalur diplomasi dan tidak bersifat tergantung pada pimpinan atau aorganisasi. Diawali dengan munculnya Boedi Oetomo, yang dipeloporo oleh tiga serangkai yaitu : Ki Hajar Derwantara, Dr. Soetomo dan H.O.S Tjokroaminoto maka bermunculah beberapa organisasi-oraginasi kepemudaan mulai dari PPPI, Jong Java, Jong Sumatra Bond, Jong Batak Bond, Jong Islamiten, Pemuda Indonesia, Jong Celebes, Jong Ambon, Pemuda Kaum Betawi dan lain-lain.
Para organisasi kepemudaan ini berhassil mengadakan Kongres sebanyak 2 kali yaitu :
  1. Kong ke- 1 diadakan pada tanggal 27 Oktober 1928 di gedung Balai Pemuda Katolik, Jalan Kramat Banteng.
  2. Kongres Ke-2 diadakan pada tanggal 28 Oktober di Jalan Kramat Raya No. 106 tepatnya di gedung IC.
Kongres ini menghasilkan beberapa keputusan, yaitu :
  1. Menyetujui adanya suatu badan politik dari semua organisasi
  2. Lahirnya Sumpah Pemuda yang isinya :
- Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia
- Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
- Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku berhasa satu, bahasa Indonesia
Kepengurusan Kongres Yaitu :
1. Ketua : Sugondo Joyo Puspito ( PPPI )
2. Wakil Ketua : Joko Marsaid ( Jong Java )
3. Sekretaris : Muhamad Yamin ( Jong Sumatra Bond )
4. Bendahara : Amir Syarifudin ( Jong batak Bond )
5. Pembantu :
- Pembantu I : John Mohamad Chai ( Jong Islamitten )
- Pembantu II : Kaco Sukono ( PI )
- Pembantu III : Cendok ( Jong Celebes )
- Pembantu IV : Laimenk ( Jong Ambon )
- Pembantu V : Rohyani ( Pemuda Kaum Betawi )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar